dzikir

Motif Kain Batik Truntum

Simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin lama semakin terasa subur berkembang (tumaruntum).

Motif Kain Batik Tulis Madura

Madura Proverb: lebbi bagus pote tollang, atembang pote mata. Better off dead (white bone) rather than shame (white of the eye).

Motif Kain Batik Yogyakarta

Yogyakarta city is known as a center of classical Javanese fine art and culture such as batik, music, and puppet shows.

Motif Kain Batik Grompol

Grompol, which means gather together symbolizes the coming together of all goods things, such as luck, happiness, children, and harmonious married life.

Motif Kain Batik Indonesia Lainnya

Batik has become one of the principal means of expression of the spiritual and cultural values of Southeast Asia.

Tampilkan postingan dengan label Kinerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kinerja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2013

Pengantar Balance Scorecard

Pada Artikel dan pembahasan sebelumnya telah diperkenalkan tentang ABC system, JIT dan TQM sebagai salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kinerja.

Walau semua sistem memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam penerapannya, salah satu strategi ini dianggap paling sesuai baik ditinjau dari lingkungan perusahaan atau faktor lainnya.

Kita juga menyadari bahwa pengukuran kinerja seringkali diukur dari sisi finansialnya saja, hal ini juga wajar jika kita melihat motif perusahaan untuk memperoleh laba sebesar besarnya dengan pengorbanan yang minimalis (masih ingat teori klasik).

Memperhatikan sisi Financial/Keuangan juga wajar karena berkaitan dengan bagaimana perusahaan memutar modalnya apalagi perusahaan kecil dan menengah.

Tambahan lagi sisi keuangan selalu diperhatikan karena ada perusahaan yang menggunakan manajemen hutang dalam operasionalnya. Sebut saja beberapa perusahaan yang menggunakan jasa kredit Perbankan dalam pemodalannya, gali lobang tutup lobang.

Selanjutnya kita akan bahas tentang salah satu sistem balance scorecard namanya. awalnya diterapkan hanya untuk perusahaan dan sampai saat ini masih ada saja akademisi yang menganggap bahwa balance scorecard hanya sesuai untuk perusahaan. dalam perkembangannya balance scorecard juga diterapkan pada organisasi sektor publik dan pemerintahan.

Di indonesia masih sedikit penelitian mengenai Balance Scorecard pada sektor publik kalau adapun terbatas pada Rumah Sakit dan Universitas sebagai BLU (Badan Layanan Umum). Padahal Balancesorecard sudah diadopsi oleh Kementian Keuangan dan Kementrian Komunikasi dan Informatika RI bahkan saat ini Direktorat Jendral Anggaran sudah mengintegrasikannya pada menu aplikasi terbarunya DIPA online, banyak yang belum sadar jika sistem ini sudah terintegrasi pada seluruh Kementrian Republik Indonesia.

Dengan kata lain seharusnya seluruh Instansi pemerintah sudah dapat menerapkan Balancescorecard ini untuk meningkatkan kinerja dan Layanannya kepada masyarakat.

Selanjutnya kita akan bahas Balance Scorecard dari dua sisi yaitu
  1. Pada Perusahaan dan Oganisasi Profit Oriented.
  2. Pada Organisasi Sektor Publik dan Nirlaba